Cara Agar Tidak Boros Saat Berbelanja

agar tidak boros saat berbelanja
Banyak orang yang ingin belanja secara hemat, namun apalah daya, keinginan membeli sesuatu tak terbendung, dimana seseorang sangat suka mengambil barang ini dan itu tanpa memikirkan kondisi finansialnya. Tentunya hal ini sangat menciderai keuangan dan tidak boleh dibiarkan begitu saja, maka perlu dilakukan beberapa hal agar tidak boros saat berbelanja.

Buatlah Jadwal Belanja
Jadwal belanja ini tidaklah sama dengan daftar belanja. Jadwal belanja berfungsi untuk mengontrol Anda kapan harus berbelanja. Jika tidak ada jadwal, memungkinkan seseorang berbelanja sesuka hatinya dan mungkin saja akan tergoda membeli barang yang tidak diperlukan.

Paling tidak Anda berbelanja dua minggu sekali untuk memenuhi barang-barang kebutuhan sehari-hari. Mengapa jarang sekali? Karena jika semakin sering Anda datang ke pusat perbelanjaan, maka semakin besar pula Anda akan melihat produk baru yang menarik. Tergoda membelinya? Mungkin saja jika tidak dikendalikan lapar mata Anda.

Bawa Uang Secukupnya
Pemborosan dalam belanja dipicu oleh sikap yang suka membawa uang lebih dari yang dibutuhkan. Karena merasa masih memiliki uang, tanpa sadar menjadikan Anda membeli barang yang sebetulnya tidak berguna. Maka, hendaknya tidak memaksakan diri membawa uang berlebih jika Anda ingin berhemat. Tentukan list belanjaan Anda beserta prakiraan harganya, dan pastikan membawa uang secukupnya.

Menjadi Member di Pusat Pembelanjaan
Ketika berbelanja di minimarket atau supermarket, kasir kerapkali menanyakan apakah Anda memiliki kartu member, atau menawarkan untuk dibuatkan kartu member untuk mendapatkan poin maupun diskon. Kartu member ini memberikan banyak manfaat dan diskon bagi pemiliknya. Harga produk yang ditawarkan biasanya jauh lebih murah jika berbelanja normal. Tak hanya itu, Anda juga bisa berkesempatan mengikuti undian berhadiah. Menguntungkan, bukan?

Sudah selesai belanja ternyata sisa uangnya masih ada? Anda bisa menggunakannya untuk memulai sebuah investasi untuk masa depan Anda dan keluarga. Pilihlah investasi modal kecil untung besar untuk memulainya. Nah, untuk imbal hasil yang besar dan maksimal, Anda bisa memilih investasi jangka panjang.

Selamat berhemat!

Tags: