Jenis-Jenis Sujud Dalam Islam

Sujud merupakan salah satu gerakan dalam sholat yang utama. Sujud adalah suatu gerakan yang membuat posisi tubuh dengan menunduk begitu rendah. Saat bersujud, terdapat pengakuan atas kelemahan diri dan bentuk ketidakberdayaan seorang hamba. Juga sebagai bentuk kepasrahan.

Posisi sujud yakni dahi dan hidung menempel kepada sajadah. Begitu juga dengan kedua telapak tangan dan lutut serta ujung jari kaki. Dilihat dari sisi psikologis, sujud juga memiliki nilai tersendiri dibandingkan gerakan shalat yang lain. Karena posisi sujud membuat seseorang merendah seutuhnya dihadapan Penciptanya.

Di dalam ajaran Islam, sujud dapat dibagi menjadi beberapa macam. Berikut adalah beberapa jenis sujud dan aturannya.

  1. Sujud dalam shalat

Sujud di dalam shalat merupakan salah satu dari rukunĀ  sholat yang wajib dilakukan. Karena apabila dilewatkan, maka shalatnya tidak sah.

  1. Sujud Syukur

Sujud syukur merupakan sujud yang dilakukan untuk bertujuan mengungkapkan rasa terima kasih kepada Allah. Biasanya karena sebab-sebab tertentu yang membuat seseorang merasa harus segera mengucapkan rasa syukur berupa wujud sujud setelah mendapatkan nikmat dan karunia dari Allah. Sujud syukur akan membuat seseorang merasa kecil di hadapan Sang Pencipta dan menyadari bahwa segala sesuatu datangnya dari Allah.

  1. Sujud Tilawah

Sujud tilawah ialah sujud sunnah yang dilakukan seseorang sebab mendengar atau membaca ayat sajdah yang ada di Alquran. Sujud tilawah bisa dilaksanakan baik di dalam sholat maupun ketika tidak sedang sholat. Dilansir dari Wikipedia dan WorldQuran, terdapat 15 ayat sajdah di dalam Alquran. 15 ayat sajdah tersebut tersebar di beberapa surat, yakni pada salah satu ayat dalam surat Al-A’raf, surat An-Nahl, surat Maryam, surat Fussilat, surat Al-Furqan, surat An-Naml, surat As-Sajdah, surat Ar-Ra’d, surat Sad, surat An-Najm, surat Al-Insyiqaq, surat Al-Isra’, surat Al-‘Alaq dan surat Al-Hajj yang memiliki dua ayat sajdah.

  1. Sujud Sahwi

Sujud sahwi merupakan sujud yang dilakukan seseorang sesudah tahiyat akhir dan sebelum salam sebab ada lupa atau lalai ketika menjalankan ibadah shalat. Sujud sahwi dimaksudkan untuk menyempurnakan rukun shalat karena ada yang lupa. Tak jarang seorang muslim ketika menjalankan ibadah shalat mengalami lupa, semisal jumlah rekaat.

Tags: