9 Cara Memilih Semangka yang Matang

Cara Memilih Semangka yang Matang

Siapa yang doyan makan semangka di sini? Acungkan tangan! Pastinya kamu tahu dong, buah semangka punya banyak khasiat yang baik bagi tubuh. Sebab buah yang stau ini punya banyak kandungan vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan.

Tapi suka sebel nggak sih kalau beli semangka dan dapat yang zonk? Buahnya memang besar, tapi pas dimakan rasanya hambar. Bete! Supaya nggak salah pilih semangka lagi, yuk simak caranya memilih semangka yang sudah matang.

  1. Cabut Tangkainya

Ini cara yang paling mudah, lho! Supaya tahu semangkanya sudah matang atau belum, kamu tinggal mencabut tangkai tersebut. Kalau tangkainya langsung lepas, berarti semangkanya sudah matang.

  1. Lihat Ruas Warna Hijau di Semangka

Nah, setelah itu lanjut perhatiin ruas-ruasnya deh. Semakin tua warna hijau ini artinya semakin bagus, semangka sudah matang.

  1. Cek Bagian Bawah Semangka

Biasanya nih, di bagian bawah semangka ada bercak warna kuning berbentuk lingkaran. Lingkaran ini disebut field spot karena bersentuhan langsung dengan tanah.

Nah semakin lebar dan tua warna kuning tersebut menandakan semangka matang. Kenapa? Sebab artinya semangka mendapat sinar matahari yang cukup selama proses pertumbuhannya.

  1. Hindari Semangka yang Punya Bercak Putih

Eits kalau lihat semangka punya bercak putih, jangan dibeli dulu! Warna putih ini adalah indikasi buah tersebut kurang cahaya matahari, sehingga kemungkinan semangka belum matang betul. Sudah tahu, kan, kalau untuk mematangkan semangka dibutuhkan sinar matahari yang cukup?

  1. Pilih Semangka yang Berat

Kamu tahu kan kenapa semangka berat karena 90% bagian semangka terdiri dari air. Maka semakin berat semangka merupakan pertanda bahwa semangka tersebut sudah matang. Yeay!

  1. Ketuk Buah Semangka

Memang cara ini susah-gampang sih. Tapi banyak orang yang percaya kalau mengetuk buah semangka bisa juga kasih tahu kita apakah semangkanya sudah matang atau belum.

Kalau semangka berbunyi nyaring, tandanya buah tersebut belum matang. Tapi kalau saat diketuk bunyinya agak ‘dalam’ dan tidak menggema, tandanya semangka sudah matang.

  1. Hindari Membeli Semangka di Musim Hujan

Saat musim hujan tentunya akan sulit bagi semangka mendapatkan sinar matahari. Padahal semangka butuh sinar matahari supaya matang sempurna. Maka ada baiknya jangan beli semangka di musim hujan kalau kamu gak mau dapat yang zonk.

  1. Belilah Semangka Lokal

Selain membantu para petani semangka lokal, ternyata dengan kamu memilih semangka lokal akan lebih besar kemungkinannya untuk dapat semangka yang matang. Soalnya, semangka lokal punya kesempatan lebih besar untuk matang di pohonnya daripada semangka impor.

  1. Pilih Semangka Potong Berwarna Merah Terang

Lalu, gimana kalau semangkanya sudah dipotong sama penjual? Cari semangka yang warnanya merah terang dengan biji berwarna gelap, ya. Sebisa mungkin hindari beli semangka dengan warna merah pucat atau banyak biji yang berwarna putih.

Setelah cara memilih semangka, Kamu bisa mendapatkan buah ini dalam kondisi segar yang diambil langsung dari petani di TaniHub. Caranya cukup buka browser dan kunjungi https://TaniHub.com atau download aplikasinya di Apple Store maupun Google Play Store

Tak hanya mudah, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti selalu menyediakan panen maupun produk segar, terbaik, dan berkualitas yang dipanen/diambil langsung dari petani Indonesia, membeli produk di TaniHub artinya juga sudah turut mendukung pertanian & perekonomian lokal, memiliki layanan pengantaran yang cepat.

Hari ini pesan, besok tiba di depan pintu rumah, memiliki berbagai macam metode pembayaran yang mudah digunakan, memiliki layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, mendukung penuh kepuasan pelanggan, jika ada produk yang tidak sesuai, akan diganti serta banyak promo menarik yang membuat belanja jadi hemat tiap minggunya.

Yuk belanja di TaniHub